Just another WordPress.com site

Posts tagged “Onew

FanFiction / Love Bird

Casts:

–        Park Hye Jin

–        Park Yoo Chun as TVXQ Micky YooChun

Other Casts:

–        Onew

Author: mjjejelips

–a

Saturday, 08.00 a.m KST

Pagi ini setelah selesai merapikan tempat tidur dan mencuci mukaku serta menggosok gigi, aku duduk di teras belakang rumah sambil membaca novel yang belum sempat aku selesaikan. Aku ini orangnya suka sekali dengan membaca. Entah itu membaca novel, cerpen, atau fanfiction. Jika fanfiction, biasanya aku sering membaca fanfiction yang menggunakan TVXQ atau salah satu member-nya sebagai tokoh di dalamnya. Terkadang jika aku merasa lelah membaca, aku mengalihkan pandanganku menuju sangkar burung yang menggantung di hadapanku. Burung yang ada di dalam sangkar itu namanya adalah burung love bird. Love bird adalah burung yang mempunyai hobi, yaiu berciuman. Terkadang aku merasa geli melihat kedua burung itu berciuman mesra. hahaha, lucu juga. Kedua burung itu sangat kusayangi karena itu merupakan hadiah dari seseorang yang telah menjadi pangeran di hatiku. Ya, burung itu merupakan hadiah dari kekasihku, YooChun oppa yang juga merupakan member TVXQ, saat aku berulangtahun yang ke 18. Aku tersenyum saat mengingat kembali hari itu.

FLASHBACK

Friday, September 9th

Pagi=pagi sekali aku sudah bangun dari tidurku. Tidak seperti biasanya aku bangun pagi, terutama pasa hari libur seperti ini. Setelah selesai mencuci muka dan menggosok gigi, aku prgi ke dapur untuk menyiapkan sarapan. Ini juga hal yang jarang sekali kulakukan, karena aku terlalu sibuk kuliah. Ditambah lagi banyaknya tugas-tugas yang diberikan oleh dosenku akhir-akhir ini, membuatku jarang memasak. Terkadang saking sibuknya aku, biasanya aku hanya makan roti dengan selai coklat.

Saat aku sedang memasak nasi, tiba-tiba saja ibu memegang pundakku, dan tentu saja perbuatannya itu membuatku terkejut.

“eh, ibu! Ada apa, bu? Ibu sudah bangun?” tanyaku, menoleh sebentar kearah ibu lalu kembali tenggelam dalam acara memasakku.

“iya, ibu sudah bangun baru saja karena mendengar suara ribut di dapur,”

Aku hanya bisa nyengir mendengar jawaban ibu, Pasalnya, tadi saat aku sedang mengambil sesuatu, tak sengaja aku menjatuhkan panci dan membuat suara yang benar-benar berisik. Yah.. untung saja hanya ibu yang bangun. Coba kalau Onew oppa juga bangun, ah pasti dia akan mengomeliku.

“maaf bu, tadi aku tak sengaja menjatuhkan panci. eheheh,”

“sudah tak apa. Kau sedang memasak apa?” tanya ibu.

“aku sedang memasak untuk sarapan kita nanti bu,”

“oh, kalau begitu ibu bantu ya..” ucap ibu sambil bersiap mengambil bahan di kulkas yang terletak tidak jauh dari dapur.

“eh..”  ucapku sambil menahan ibu, “tidak usah bu, lebih baik ibu istirahat lagi saja. Tadi kan aku sudah menganggu tidur ibu,” ucapku sambil mendorongnya keluar dari dapur.

“baik baik ibu pergi,” ucapnya pada akhirnya lalu berjalan meninggalkan dapur.

Setelah ibu pergi, aku kembali melanjutkan acara memasakku. Rencananya aku ingin memasak sop ayam dan ayam goreng untuk sarapan pagi ini. Tak butuh waktu lama, sop ayam dan ayam goreng ala Chef HyeJin telah selesai. hahaha. Aku membawa sarapan yang kubuat tadi dan meletakkannya di meja makan.

“AYAH!! IBU!! ONEW OPPA!! SARAPAN TELAH SIAP!!!” teriakku dari meja makan. Yah.. aku memang harus berteriak karena aku yakin pasti mereka sedang ada di lantai 2 sekarang.

“yaa.. kami datang!!” ucap ayah sambil menuruni tangga diikuti Onew oppa dan Ibu dibelakangnya.

“wah wah.. kau masak apa pagi ini, nak?” tanya ayah ketika sudah sampai di ruang makan sambil melihat masakanku yang kuletakkan di meja makan.

“aku masak sop ayam dan ayam goreng ala Chef HyeJin!! ehehe,”

“AYAAAAAM!!!!!” seru Onew oppa girang saat mengetahui kalau yang kumasak semua itu ada ayamnya. Onew oppa langsung saja duduk di salah satu kursi dan mengambil sop ayam dan ayam goreng lalu memakannya dengan rakus.

“dasar chicken maniac,” gumamku.

“baiklah ayo kita makan! Onew, pelankan makanmu itu. Kau seperti orang yang tidak makan seminggu saja,” ucap ibu memperingatkan Onew oppa.

“HyeJin masakanmu pagi ini benar-benar enak. Ibu, bolehkah aku nambah sepiring lagi?” tanya Onew oppa  pada ibu.

“iya boleh,” jawab ibu, “ibu setuju pada Onew, HyeJin. masakanmu pagi ini memang benar-benar enak,” jawab ibu sambil tersenyum.

Aku yang dipuji oleh 2 orang barusan hanya bisa tersipu malu. Apalagi dengan Onew oppa, kurasa dia benar-benar menyukai masakanku pagi ini. Lihat saja, ia sampai tambah sepiring lagi!

Selesai makan seperti biasa, aku yang membersihkan meja makan. Aku mencuci semua piring kotor pagi ini. Hal ini, sekali lagi, juga jarang kulakukan, terutama pada hari libur seperti ini. Biasanya pada hari libur, selesai makan aku langsung pergi menuju kamarku.

Setelah semuanya selesai, aku pergi menuju kamar mandi yang terletak diantara kamarku dan kamar Onew oppa. Selesai mandi aku masuk ke dalam kamarku. Setelah mengeringkan rambutku sebentar, aku membuka laptop-ku dan mengupdate berita tentang YooChun oppa dan TVXQ. Ya, YooChun oppa, kekasihku, memang seorang member boyband ternama di Korea dan Jepang, TVXQ. Saat aku tengah asyik membaca berita, tiba-tiba saja ponselku bergetar ada pesan masuk.

From: Chunnie oppa

Selamat pagi, putriku 😀

Aku tersenyum membacanya. Pasti ia sudah bangun sekarang dan masih bersantai. Tak lama tanganku mulai mengetik balasan untuk YooChun oppa.

To: Chunnie oppa

Selamat pagi, pangeranku 😀 oppa tidak ada jadwal kah? Biasanya kan jam segini oppa sudah bekerja dengan TVXQ.

Tak butuh waktu lama, YooChun oppa membalas pesanku.

From: Chunnie oppa

Oppa ada jadwal sayang, tapi tidak terlalu padat. Nanti sore mungkin oppa akan ke rumahmu. Sudah lama oppa tak bertemu denganmu, paman, bibi, dan Onew.

Lagi-lagi, jari-jariku dengan cepat mengerik balasan untuk YooChun oppa.

To: Chunnie oppa

Ah baiklah oppa, aku tunggu ^^

Setelah mengirimkan balasanku, aku kembali membaca berita. 5 menit berlalu, dan ponselku sama sekali tidak bergetar. pasti ia sudah berangkat, pikirku. Karena aku sudah selesai membaca berita, aku membuka microsoft word dan mengetik lanjutan novelku. Ya, akhir-akhir ini aku memang tengah mencoba membuat novel. Yah.. mungkin karena kegemaranku membaca novel atau bacaan lainnya, aku jadi ingin mencoba membuat novel. Novelku ini bercerita tentang kehidupan seorang artis yang selalu merasa kesepian dan sangat ingin mempunyai kekasih yang mengerti dirinya, sampai akhirnya ia bertemu dengan wanita itu. Mudah-mudahan saja novelku ini akan berhasil. Doakan saja!

Setelah hampir satu setengah jam aku mengetik lanjutan novelku, aku mematikan laptop-ku dan menutupnya. Kurebahkan tubuhku sebentar di atas kasur sebelum akhirnya aku terlelap.

Aku terbangun pukul 4.00 p.m KST. Begitu bangun, aku langsung pergi menuju kamar mandi. Selesai mandi, aku mendapatkan ponselku bergetar ada pesan masuk. pasti dari YooChun oppa, gumamku. Dan ternyata benar, pesan itu berasal dari YooChun oppa yang mengatakan kalau ia sudah sampai di depan rumahku. Segera saja aku menuruni tangga dengan cepat dan membukakan pintu untuknya.

“OPPA!!!” seruku sambil berlari memeluknya.

“ahaha, sepertinya kau sangat merindukan oppa ya, HyeJin-ah?” tanya YooChun oppa sambil tertawa dan membalas pelukanku.

“tentu saja aku merindukanmu, oppa. Coba ingat, kapan terakhir kali kita bertemu?” tanyaku lalu melepas pelukanku.

“mm.. kalau tidak salah 2minggu yang lalu saat TVXQ comeback. Iya kan?”

“kkeurae. Jadi, wajar saja kalau aku sangat merindukan oppa,” jawabku lalu tersenyum.

“ah, yaya,”

“jadi.. oppa ada perlu apa kemari?” tanyaku.

“mm.. oppa mau memberimu hadiah untuk ulangtahunmu besok. Sebentar, oppa ambilkan dulu di mobil. Kau tunggu disini!“ perintahnya sebelum akhirnya pergi meninggalkanku ke mobilnya.

Aku hanya menatapnya heran. Bagaimana tidak heran, aku kan baru berulang tahun besok, tapi mengapa ia memberiku hadiah hari ini?

“taraa….” ucapnya sambil menunjukkan padaku, sebuah sangkar burung kecil yang di dalamnya ada dua ekor burung yang menurutku sangaaaat lucu.

“aaww lucu sekali oppa.. burung apa ini?”

“burung ini namanya love bird. Kau suka?” tanyanya yang langsung kujawab dengan anggukan cepat.

“nah, ini.. itu hadiah ulangtahun dari oppa. Maaf kalau tidak seberapa,” ucapnya sambil menyerahkannya padaku.

“tidak apa-apa, oppa. aku suka kok. Tapi, kenapa oppa tidak memberikannya padaku besok saat aku berulang tahun?”

“maaf sayang, oppa nanti malam berangkat ke Jepang, oppa ada jadwal disana. Kau mau memaafkan oppa, kan?”

Aku tersenyum, “tentu saja oppa, aku mengerti kok. Oppa kan member TVXQ, jadi pantas oppa sangat sibuk,”

“ah, oppa benar-benar minta maaf padamu, sayang,”

“sst.. oppa tak usah meminta maaf lagi. Ayo masuk ke dalam oppa!” ajakku.

“maaf sayang, oppa tidak bisa. Sebenarnya tadi oppa dilarang meninggalkan apartment oleh manager hyung. tapi karena oppa memaksa, jadi oppa diperbolehkan,” ucapnya.

“mmm…” gumamku tak menatap wajahnya.

“sayang, gwaenchana?” tanyanya sambil mengibaskan tangannya di depan wajahku.

“ah, ne. Aku tidak apa-apa kok oppa. Oppa pulang saja, daripada oppa nanti dimarahin manager lagi,” ucapku pada akhirnya.

“mmh, baiklah. Oppa pulang dulu ya sayang, jaga dirimu baik-baik!” katanya sambil menaiki mobilnya dan mulai menyalakannya, lalu menjalankannya meninggalkan rumahku.

Aku menatap mobilnya terus sampai mobil itu hilang di belokan. Setelah mobil itu hilang dari pandanganku, aku berjalan ke teras belakang dan menggantungkan sangkar burung yang diberikan YooChun oppa barusan. Saat aku sedang duduk melihat burung itu, tiba-tiba saja Onew oppa datang dan membuatku sedikit terkejut.

“aigoo~ burung ini lucu sekali.. burung siapa ini, HyeJin-ah? Seingatku aku tidak pernah membeli burung ini,”

“itu hadiah dari YooChun oppa,” jawabku tanpa mengalihkan pandanganku dari kedua burung itu.

“hadiah? Hadiah ulangtahun? Tapi bukankah kau baru berulangtahun besok, HyeJin-ah?” tanyanya bingung, seperti dugaanku.

“memang. Tapi besok dia ada konser di jepang, maka dari itu ia memberiku hadiah sekarang,” jawabku dan lagi-lagi tanpa mengalihkan pandanganku dari burung itu.

“oh, yasudah. Selamat menikmati hadiahmu, dongsaeng-ah. Oppa mau pergi  dulu. Jaga rumah baik-baik ya.. daaah~” ucapnya sambil pergi meninggalkanku sendirian lagi.

“hhh..” aku mendesah pelan sebelum akhirnya berjalan masuk ke kamar.

Sesampainya di kamar kuambil ponselku dan mengetik sebuah pesan.

To: Chunnie oppa

Oppa.. terimakasih atas hadiahmu. Aku sangat menyukainya. Semoga kau sampai di Jepang dengan selamat dan semoga konsermu sukses ^^

Setelah mengetik pesan itu, aku berjalan ke kasurku. Kurebahkan tubuhku sebentar dan kemudian aku sudah terlelap.

Aku terbangun ketika mendapati ponselku bergetar. hm.. sepertinya ada pesan masuk. Segera kunyalakan ponselku dan kubuka pesan yang baru saja kuterima.

From: Chunnie oppa

Saengil chukahamnida .. Saengil chukahamnida .. Saranghaneun Park HyeJin .. Saengil chukahamnida!!

Happy birthday my love :* wish you all the best, darling. I love you :**

FLASHBACK END

 

Saat sedang asyik menatap kedua burung itu, tiba-tiba saja aku dikejutkan oleh suara bel. Aku langsung saja berdiri dan sedikit berlari menuju pintu. Aku memang sedang sendirian di rumah. Orang tuaku sedang pergi mengunjungi nenek dan kakek di Busan sedangkan Onew oppa sedang kuliah. Segera kubukan pintunya dan mataku langsung membelalak kaget melihat siapa yang datang. YooChun oppa. Orang yang sangat kurindukan belakangan ini karena kami jarang bertemu, yah.. tentu saja karena kesibukannya mengadakan konser tur Asia. Aku langsung saja berlari memeluk tubuhnya dengan senang dan YooChun oppa juga membalas pelukanku.

“jadi sayang, kau tak menyuruh kekasihmu ini masuk?” tanyanya.

Kulepas pelukanku, “ehehe, maaf oppa. Yasudah, ayo masuk!” ucapku.

“hmm.. sayang, apa kau sedang sendirian di rumah? Kemana orang tuamu? Onew?” tanya YooChun oppa setelah masuk ke dalam rumahku.

“orangtuaku sedang pergi mengunjungi nenek dan kakek di Busan, kalau Onew oppa sedang kuliah. Oppa mau minum apa?”

“terserah kau saja, sayang. Orange juice juga boleh. Hehehe,”

“yasudah, aku buatkan dulu ya oppa!” ucapku lalu pergi menuju dapur meninggalkan YooChun oppa sendirian di ruang tamu.

Setelah orange juice-nya siap, aku membawanya ke ruang tamu. Loh? Kenapa tidak ada orang di ruang tamu? Kemana YooChun oppa? Tiba-tiba saja aku mendengar sebuah siulan dari teras belakang.  Segera saja aku pergi menuju teras belakang sambil membawa 2 gelas orange juice. Aku melihat YooChun oppa sedang bersiul sambil menatap dari dekat kedua burung yang dihadiahkannya padaku.

“oppa.. oppa sedang apa?” tanyaku setelah meletakkan kedua gelas orange juice itu di meja.

“ini, oppa sedang bermain dengan mereka. Ahaha.. mereka lucu ya?”

“ahaha.. iyaa, mirip oppa. wkwkwk,” tawaku.

“emm.. sayang?”

Aku menoleh menatapnya, “hm?”

YooChun oppa berjalan mendekatiku. Kulihat ia hanya diam sambil mendekatkan wajahnya pada wajahku. Dapat kurasakan hembusan nafasnya yang hangat itu di wajahku. Sampai akhirnya ia membisiki telingaku dengan lembut.

“aku mencintaimu sayang..”

Kemudian ia menarik wajahnya lagi dan lagi-lagi wajahnya berada tepat di depan wajahku. Kulihat wajahnya dengan teliti. Kemudian ia mulai mendekatkan wajahnya dan hidung kami pun bersentuhan. Kupejamkan kedua mataku, sampai akhirnya bibirnya menekan lembut bibirku. Awalnya aku merasa kaget, namun akhirnya aku bisa membalas ciumannya itu. Kami melakukan itu hampir 3menit. Dan setelah 3menit itu, YooChun oppa menyudahi ciumannya.

“i love you.. forever..” ucapnya lembut dan diakhiri sebuah senyuman manis yang terukir di bibirnya.

END


[PHOTOS] SHINee – W Korea

 


[LYRICS] SHINee “Replay” Japanese Vers.

REPLAY

Minna ga urayamu kanpeki na special lady
dare yori mo kitto shiawase to
sekai no doko ni mo kawari wa inai yo
kimi wa boku ni dake no everything

Yasashisugi takaraka osanai kara ka
kimi no sono taido ga subete kataru
And I think I’m gonna hate it girl, kitto nagaku nai
kitdzuiteru kedo muki aenai

Nani wo shitemo (boku no kokoro wa)
mou (todokanai no ka)
Replay Replay Replay, omoide ga
zutto (boku no kokoro wo)
motto (itametsukeru yo)
Replay Replay Replay

So you’re my MVP, mainichi ga mitasarete
atsumatta attention kimi to iru to feel so good
mou kono te wo hanasanai sou itta kedo
itsu kara darou mou onaji you ni (omowa nainda)

Yasashisugi takaraka osanai kara ka
sono kuuki kan de subete wakatta
And I think I’m gonna hate it girl, kitto nagaku nai
demo mata kimi wo sagashiteru

Nani wo shitemo (boku no kokoro wa)
mou (todokanai no ka)
Make up, Shake up, Break up (sou unmei? ga)
zutto (boku no kokoro wo)
motto (itametsukeru yo)
Make up, Shake up, Break up

Ah ah ah, kimi wa konna ni
Ah ah ah, kirei na no ni
hontou no ai wa mada shiranai hazu nanda yo
Ah ah ah, boku ga kimi ni
Ah ah ah, ataetai kedo
hontou no kimochi wa tsutawara nakute

Nani wo shitemo (boku no kokoro wa)
mou (todokanai no ka)
Replay Replay (I need a) Replay (sou unmei? ga)
zutto (boku no kokoro wo)
motto (itametsukeru yo)
Replay Replay Replay

Nani wo shitemo (boku no kokoro wa)
mou (todokanai no ka)
Replay Replay Replay (sou unmei? ga)
(I- I- I love you, girl~)
zutto (boku no kokoro wo)
motto (itametsukeru yo)
Replay Replay Replay
(I- I- I love you, girl~)

Nani wo shitemo (you and me, girl)
(I keep thinking ’bout you) You and me, girl
(Keep think ’bout you) Hey, girl~

(Key Minho) You don’t know what is love, I will give it to you

Nani wo shitemo (you and me, girl)
(I keep thinking ’bout you) You and me, girl
(Keep think ’bout you) Hey, girl~

(Key Minho) You don’t know what is love, I will give it to you
You drive me crazy~

 

 


[LYRICS] SHINee “Hello” Japanese Vers.


HELLO

Irinon’na kimiga shiritaku naru yo
Asette kodo ga hane teru
Odokete otagai gomakasanaide
Sorosoro koi o hajimeyo

Honshin ga shiritai jama sunna koi moyo
Kawasou koko deki sukoshi tererukedo

Hello Hello nanando mo iu say hello
Hello Hello chanto kochi o mite
Hello Hello negai ga kanaunara
Who knows ? I know you know
Dakishimetai

Mada dare moshidanai tomodachi sae shiranai
Demo kimi to boku dake shitteru
Dokidoki shite tomadou
Kore iyo kakusenai yo demo murida yo yeah

Wapuroochi ageku kotae wa yes ka no
Sekai wa bokura ga meguri aeta kotto

Hello Hello nanando mo iu say hello
Hello Hello chanto kotchi o mite
Hello Hello negai ga kanaunara
Who knows ? I know you know
Oh yeah !

Chodo ihi de seno takasamo
Ko o shite mukiauto
Aruku haya sa wa kimini awaseyo
Boku noho kara yeah

Hello Hello yuuki dashite say hello
Hello Hello oh yeah Bbby baby baby Girl
Hello Hello bokura no ai kotoba
Who knows ? I know you know

Hello Hello (hello kore te unmei dashi) (Oh Yeah)
(dakara motto negai doori)
Hello Hello (fuan wa iranai cry no more) ne kikoerunda yo
(ko kara sagasu janai ? Mirai datte)
Hello Hello (yowaki ja dame never let you go)
(kimi ga iru nara kitto motto) kono kokoro ga sawagu oto
Who know ? Koiga hora
Uigokidashita

Hello Hello


FanFiction / Can I Meet Kim Jonghyun in My Last Day ?

Casts: Park HyeJin | Kim Jonghyun

Author: mjjejelips

 

Perkenalkan,HyeJinParkimnida.. kalian bisa memanggilku HyeJin. Aku adalah seorang Shawol terutama Blingers (nama untuk fans Jonghyun). Sesuai dengan yang kukatakan, Jonghyun adalah member SHINee favoritku. Ialah yang membuatku bertahan hidup hingga sekarang. sebenarnya aku hanyalah seorang yeoja yang sangat rapuh yang mempunyai sebuah keiginan..

I wish, I can meet Jonghyun in my last day..

Pagi ini, sepert biasa aku membuka laptopku dan mengupdate berita tentang SHINee. Senyumku langsung mengembang saat membaca berita pertama,

SHINee will hold a mini concert in Australia

 

Aku langsung berlari keluar kamar mencari appa dan eomma untuk memberi tau mereka tentang hal ini..

“appa!! eomma!! ” teriakku

“waeyo, HyeJin-ssi ?? ” tanya appa yang sedang menonton tv bersama eomma

“appa! eomma! SHINee mau keAustralia!! ” ujarku semangat

“dan aku ingin melihat mereka.. bolehkan? ” lanjutku

“andwae!! Kau tidak boleh kesana.. appa takut akan terjadi apaapa denganmu” tolak appa keras

“tapi appa… ” senyumku langsung menghilang begitu appa menolak permintaanku

“andwae.. kau bisa lihat di tvkan? atau kalau tidak, nanti appa belikan dvdnya”

“tapi aku ingin melihatnya langsung appa.. aku mohon, ijinkanlah! ” pintaku

“andwae.. ” tolak appa sekali lagi

 

Aku langsung berlari kekamarku dan membanting pintuku keras. Hal itu sering kulakukan apabila sedang marah.

Kurasakan dadaku mulai sesak, asmaku kambuh lagi. Kuambil 2butir obat yang terletak di meja lalu meminumnya. Aku kembali menidurkan diriku di kasur dan mencoba mengatur nafasku. Hanya dalam hitungan menit, nafasku kembali normal.

Ya, biginilah aku.. aku adalah yeoja yang sangat bergantung pada obat. Sehari saja mungkin aku bisa menelan 10butir obat. 10butir itu banyak,kan?

Tibatiba saja, kudengar pintuku diketuk oleh seseorang.

 

“nuguseyo? ” tanyaku dari dalam kamar

“eonnie.. boleh eon masuk ? ”

“ne, masuk aja.. ”

“HyeJin-a, gwaenchana ? tadi aku mendengar appa marah padamu” ujar SooHyun eonnie sesaat setelah masuk kedalam kamarku

“aku benci appa ! ”

“ne, eon tau kau marah pada appa karena kau sangat ingin melihat SHINee.. tapi appa ada benernya juga. eon gangebela siapapun.. eon juga kawatir kalau nanti terjadi apaapa denganmu” ujar SooHyun eonnie dengan sabar

“eon akan pergi kesana.. apa kau mau menitipkan sesuatu? Siapa tau nanti eon bisa menyampaikannya pada mereka” ujarnya lagi

“tolong sampaikan salamku pada Jonghyun oppa dan juga pada member lain.. semoga mereka sehat selalu dan semakin sukses”

“baiklah, nanti akan eon sampaikan. Sebaiknya, kau istirahat dulu.. jangan sampai asmamu kambuh lagi”

“eh ? eon kenapa bisa tau asmaku tadi kambuh ? ” tanyaku penasaran

“aku inikaneonmu.. jadi eon tau, kalau kau sedang marah pasti asmamu kambuh.. eon keluar dulu, ya. istirahatlah! ” pesan SooHyun eonnie sebelum keluar dari kamarku

 

Setelah SooHyun eonnie keluar dari kamarku, aku mengambil iPodku dan mulai memutar album SHINee. Sesaat kemudian, aku sudah tertidur dengan headset yang masih menempel di telingaku.

 

SooHyun POV

Aku kasihan melihat HyeJin dimarahi oleh appa tadi pagi. Sebenarnya aku juga takut apabila terjadi apaapa dengannya. Apalagi sekarang penyakitnya sudah semakin parah, dan doker sudah bilang kalau umurnya takkan lama lagi. Andai saja aku bisa membahagiakannya.. tapi bagaimana caranya ? apa harus dengan Kim Jonghyun ? entahlah, itu biar kupikirkan nanti.

POV end

 

-the day when mini concert go on-

SHINee tampil memukau dengan membawakan lagu Replay sebagai pembuka konser.Parashawol terlihat sangat senang ketika bisa menyaksikan idola mereka secara langsung, bukan hanya di laptop ataupun di tv.

 

“annyeong haseyo.. Onew imnida, SHINee’s Leader” Onew, sang leader membungkukkan badannya kearah penonton

“hi,Australia’s Shawol.. my name is Key” ujar Key memperkenalkan diri

“annyeong haseyo.. Jonghyun imnida” ujar Jonghyun sang lead vocal memperkenalkan dirinya

“annyeong haseyo.. MInho imnida” kini giliranMinho, sang rapper memperkenalkan dirinya

Dan seperti biasa.. yang terakhir dari mereka adalah,

“annyeong haseyo.. Taemin imnida” ujar Taemin, si maknae memperkenalkan diri

“we are SHINee” ucap kelima namja tersebut bersamaan

Parashawol berteriak histeris saat mereka berlima memperkenalkan diri mereka

“how are you,Australia’s Shawol ? ” tanya Key keras

“FINE !!!! ” jawab para shawol bersemangat

 

Setelah memperkenalkan diri mereka dan menyapa paraAustralia’s Shawol., SHINee kembali bernyanyi membawakan beberapa lagu hits mereka. Setelah SHINee selesai membawakan lagu tersebut, acara itupun selesai.

 

@ backstage –after the concert end-

“oppadeul ~ ! chakaman! ” teriak seorang yeoja yang tengah berlari menghampiri para member SHINee yang sedang berjalan menuju mobil

Paramember SHINee membalikkan badan mereka dan melihat SooHyun tengah berlari menghampiri mereka

“kau memanggil kami, noona? ” tanya Key

“ne.. hm, bisakah kita bicara sebentar ? aku harap aku tak mengganggu kalian” ujar SooHyun sambil berusaha mengatur nafasnya

“aniyo, kau tak mengganggu kami.. waeyo ? apa yang ingin kau katakana ? ” tanya Onew

“eum.. aku hanya ingin menyampaikan salam dari yeodongsaengku untuk kalian.. dan semoga kalian sehat selalu, juga kalian bisa semakin sukses”

“oh, ne kamsahamnida” jawab Key

“dan.. apa boleh aku meminta sesuatu dari Jonghyun oppa ? ” tanya SooHyun raguragu

“eh ? kau mau minta apa ? ” tanya Jonghyun yang kaget mendengar namanya disebut sambil melepaskan headsetnya

“eum.. oppa, maukah kau datang kerumahku dan menemaniku adikku seharian?”

“mwo ? ” Jonghyun kaget dengan apa yang diucapkan SooHyun

“ne, aku tau kalau aku ini tak pantas meminta seperti itu. Tapi aku mohon, tolong temani adikku.. aku ingin sekali membuatnya bahagia untuk yang terakhir kalinya, dan cara itu adalah memintamu menemani adikku seharian”

“memang ada apa dengan adikmu ? ”

“adikku terkena suatu penyakit yang dapat mematikan. Kata dokter, obat untuk penyakit adikku belum ada dan mungkin sebentar lagi ia sudah tak berada di dunia ini lagi.. ” ujar SooHyun sedih

“sebenarnya ia ingin sekali menonton mini konser ini demi bertemu dengan oppadeul terutama dengan Jonghyun oppa. namun appa melarangnya karna takut akan terjadi apaapa dengannya nanti. Jadi, maukah oppa menemaninya seharian saja ? ” tanya SooHyun

“hm.. ” Jonghyun terlihat berpikir sebentar sampai akhirnya mengangguk setuju

“kamsahamnida.. jeongmal kamsahamnida.. jadi oppa kapan bisa menemui adikku ? ”

“hm.. bagaimana kalau besok kita bertemu lagi di sini ? ”

“ne, baiklah.. aku pulang dulu ya oppa.. annyeong oppadeul ~ ” pamit SooHyun kemudian berjalan meninggalkan SHINee

“kau benar akan menuruti permintaan yeoja tadi, hyung ? ” tanya Taemin

“ne, aku tersentuh dengan yang ia ceritakan tentang adiknya” jawab Jonghyun

 

Kemudian, para member SHINee kembali berjalan menuju mobil mereka dan pulang menuju hotel.

 

HyeJin’s POV

Kudengar pintu rumah dibuka oleh eonnieku..

 

“aku pulang ! ” ucapnya setelah melepas sepatunya

“kyaa ~ HyeJin-a !! ” teriaknya sambil berlari kearahku

“kyaa ~ YA ! eonnie ! kau ini kenapa ? ” tanyaku

“aku senang bisa membahagiakanmu.. ”

“maksutmu ? ”

“tunggu saja besok.. aku sudah mempersiapkan sebuah hadiah untukmu, dan itu akan menjadi hadiah dariku yang tak pernah terlupakan. Selamat tidur ! ” ucapnya lalu berjalan menuju kamarnya

“orang aneh” gerutuku sambil berjalan menuju kamarku

 

Apa tadi yang ia bilang ? besok aku akan dapat hadiah yang tak terlupakan darinya ? hadiah apa ? ulang tahunku kan bukan besok

Kuambil iPodku dan mulai memainkan lagu milik SHINee sambil memikirkan hadiah apa yang akan kuterima besok pagi. Ini memang kebiasaanku sebelum tidur, mendengarkan music. Tanpa mendengarkan music, aku tidak akan bisa tertidur. Sesaat kemudian, mataku sudah terpejam.

POV end

 

Next day

“mianhae oppa, sudah membuatmu lama menungguku” ucap SooHyun setelah sampai di tempat konser kemarin

“aniyo, aku juga baru sampai kok”

“kita berangkat sekarang ? ” tanya Jonghyun

“kalau oppa sudah siap, kkajja ! ”

Jonghyun menganggukkan kepalanya pertanda ia sudah siap. Kemudian, Jonghyun dan SooHyun berjalan menuju mobil SooHyun

“siapa nama adikmu ? ” tanya Jonghyun saat dimobil

“HyeJin. Park HyeJin”

“dan kau ? aku lupa menanyai namamu kemarin”

“ah iya, aku lupa memperkenalkan diri. SooHyun imnida”

“nah, kita sampai” ucap SooHyun setelah mereka sampai dirumah SooHyun

“silahkan turun, oppa”

“ne” ucap Jonghyun kemudian turun dari mobil SooHyun

“oppa tunggu disini sebentar. Aku mau memanggilkan HyeJin” ucap SooHyun kemudian masuk kedalam rumah

 

“HyeJin-a ! HyeJin-a ! ” panggil SooHyun dengan berteriak. Untung saja appa dan eommanya tidak ada

“ne eonnie.. ada apa ? ”

“ada yang menunggumu diluar”

“mwo ? siapa ? ” tanya HyeJin bingung

“entahlah.. lihat saja sendiri”

 

HyeJin’s POV

“mwo ? siapa ? ” tanyaku kaget saat SooHyun eonnie bilang, ada yang menungguku diluar

Siapa yang mencariku ?

“entahlah.. lihat saja sendiri”

 

Aku berjalan malas menuju pintu untuk melihat siapa yang datang. Aku berhenti tepat didepan pintu saat melihat siapa orang yang datang.

 

“annyeong haseyo.. Jonghyun imnida” ucap namja itu, yang sebenarnya adalah Kim Jonghyun, idolaku, sambil membungkuk

“……” aku tetap diam sama seperti tadi

“emm.. gwaenchana ? ” Jonghyun melambai-lambaikan tangannya didepan mukaku

Aku segera sadar dari lamunanku dan memperkenalkan diriku

“HyeJinParkimnida” aku membungkuk dihadapannya

“kau shawolkan? ” tebaknya

“ne, dan idolaku di SHINee adalah kau, oppa” jawabku

“ne, gomawo sudah mengidolakanku. Sekarang, apa kau mau main bersamaku ? ”

“hm.. boleh, tunggu sebentar ya oppa” ucapku lalu masuk kedalam

 

Aku berlari masuk kedalam rumah dan menemui SooHyun eonnie yang tengah menonton tv. Aku tersenyum lalu berlari memeluknya,

 

“eonnie-a, gomawoyo.. ” ucapku senang

“ne, cheonmaneyo dongsaeng-a”

“eonnie, aku mau pergi bersama Jonghyun oppa, boleh ? ” ucapku setelah melepaskan pelukanku

“tentu saja boleh.. pergilah”

“aa, gomawoyo eonnie.. ” aku mengecup pipi kanannya senang kemudian berjalan masuk kedalam kamar untuk mengganti pakaianku

 

“oppa.. kkajja ! ” ucapku

Jonghyun oppa yang sedang duduk di bangku beranda, melihat kearahku

“oppa.. apa aku ada yang salah ? ”

“a..aniyo.. ”

“neomu yeoppo” ucapnya tibatiba

“a.. kamsahamnida” kurasakan pipiku mulai menghangat. Pasti wajahku sudah memerah sekarang..

 

Kemudian, aku dan Jonghyun oppa pergi meninggalkan rumahku menuju taman yang berada tak cukup jauh dari rumahku.

Kami bermain, mengobrol, dan bercerita bersama..

 

“HyeJin-a, kau mau lollipop ? ” tawarnya

“hm, boleh.. ”

“ini.. ” Jonghyun oppa menyodorkan sebuah lollipop

“ne, kamsahamnida” ucapku lalu mengambilnya dan memakannya

“ohya, aku hampir lupa”

“lupa apa oppa ? ” tanyaku bingung

Jonghyun oppa hanya tersenyum dan mengeluarkan sesuatu dari kantong jaketnya

“ini.. ” ucapnya sambil memberikanku album Hello

“i..ini untukku, oppa ? ”

“ne, itu sebagai hadiah karena kau telah menjadi shawol” ucapnya sambil tersenyum

“kamsahamnida oppa !! ” aku langsung saja memeluknya

 

Kemudian, aku dan Jonghyun oppa melanjutkan pembicaraan kami. Tanpa terasa, hari sudah menjelang malam dan dingin semakin menusuk.

 

“kau kedinginan, HyeJin-a ? ” tanyanya saat melihatku mengusapkan kedua tanganku

“ne, disini dingin sekali”

Ia hanya tersenyum sambil kemudian memakaikanku jaket yang ia kenakan

“ayo pulang ! udara malam tak baik untukmu” ajaknya lembut

“oppa ! ” panggilku yang langsung membuatnya menoleh padaku

“ne ? ”

“boleh aku minta satu lagi dari oppa ? ”

“kau ingin minta apa ? ”

“tolong nyanyikanku sebuah lagu. Saat ini aku sangat ingin mendengar suara emasmu”

“baiklah, kau ingin aku menyanyikan lagu apa ? ”

“Life”

 

Ia hanya terseyum dan mulai menyanyikan lagu itu untukku

 

Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae
Pokpoong sok bal mumchul ddae
Geudaeman seo itdamyeon
Eereon apeum, gotong.jjeum gyeondil su itneun.geolyo
(Ojik geudaeman) Ojik geudaeman
(Naegae itdamyeon) Naegae itdamyeon

 

Aku menyandarkan kepalaku dibahunya dan mulai memejamkan mata. Sesaat kemudian, aku sudah tertidur di bahu Jonghyun oppa.

POV end

Ketika menyadari HyeJin telah tertidur dibahunya, ia segera menggendong HyeJin dan membawanya pulang.

 

“oppa !! apa yang terjadi pada adikku ? ” tanya SooHyun kawatir begitu melihat Jonghyun yang menggendong HyeJin

“aniyo.. dia hanya ketidura saat aku menyanyikannya lagu. Dimana kamarnya ? biar aku bawa dia ke kamar”

“oh, masuklah” jawab SooHyun lalu menunjukkan kamar HyeJin

Jonghyun menidurkan HyeJin diatas kasur. Setalah itu, ia berjalan keluar kamar dan menemui SooHyun

“oppa, kamsahamnida” ucap SooHyun sambil membungkuk

“ne, aku juga senang bisa menemaninya seharian ini”

“kalau begitu, oppa mau pulang sekarang ? ”

“ne, badanku sudah lelah. Kau bisa mengantarku kembali ke hotel kan ? ”

“tentu saja. Aku yang membawa oppa kesini, aku jugalah yang akan mengembalikan oppa ke hotel”

 

Kemudian, Jonghyun dan SooHyun segera masuk kedalam mobil dan pergi menuju hotel tempat SHINee menginap.

 

“hm.. gomawo SooHyun-a.. ” ucap Jonghyun sebelum turun

“ne, oppa”

 

Terlihat Jonghyun melambaikan tangannya pada SooHyun yang mulai menghilang ditelan gelapnya malam.

 

Jonghyun POV

“annyeong haseyo ~ ” sapaku saat masuk kedalam kamar

“ah, kau. Kau kenapa lama sekali ? ” tanya Onew hyung

“ne.. hyung darimana saja ? ” tanya Taemin

“kalian sudah taukan.. aku ini dari rumah HyeJin”

“HyeJin ? siapa itu ? apa dia adik yang noona kemarin ceritakan ? ” tanya Onew

“ne.. noona kemarin namanya adalah SooHyun”

“apa besok SooHyun noona meminta hyung untuk datang kesana lagi ? ” tanya Key

“dia tidak memintaku, dia hanya memintaku hari ini saja. Tapi besok mungkin aku akan kembali kesana”

“mwo ? ”

“ne.. apa kalian juga mau ikut ? tak apa jika kalian ikut, HyeJin orangnya sangat ramah dan lucu”

“kalau begitu aku ikut, hyung” ucap Taemin

“aku juga ! ” ucap Onew dan Key bersamaan

“Minho? ” tanyaku

“tentu saja. Masa kalian berempat pergi sedangkan aku sendirian di hotel ? “ jawabMinhosambil melanjutkan membaca komiknya lagi

“yasudah, aku mandi dulu” ucapku lalu berjalan menuju kamarmandi

POV end

 

Next Day

Dengan menggunakan mobil, SHINee pergi menuju rumah HyeJin. Setelah sampai, mereka segera turun dari mobil. Mereka tampak terkejut saat melihat karangan bunga orang mati.

Tidak, ini pasti bukan HyeJin, batin Jonghyun

 

“hyung, apa HyeJin sudah meninggal ? ” tanya Taemin

“mollayo ~ tapi ini pasti bukan HyeJin” jawab Jonghyun sambil segera masuk menuju kedalam rumah HyeJin

“SooHyun-a ! ” panggil Jonghyun saat melihat SooHyun yang sudah berurai airmata

“oppa ! ”

“SooHyun.. ini bukan HyeJinkan? ” tanya Jonghyun kawatir

“HyeJin sudah meninggal tadi pagi, oppa” jawab SooHyun sambil tetap berurai airmata

“m..mwo ? tidak mungkin. Kau pasti berbohong. Aku tidak percaya kalau ini HyeJin. Kemana dia ? aku ingin menemuinya” Jonghyun segera berjalan menuju kamar HyeJin untuk memastikan semua ini

“H..HyeJin.. ” ucap Jonghyun tidak percaya

“aku tidak berbohongkan, oppa ? HyeJin sudah meninggal 2jam yang lalu”

Jonghyun tidak dapat berkata apaapa lagi. Ia terus menatap jasad HyeJin yang sudah tenang disana.

“sepertinya HyeJin meninggalkan ini untukmu, oppa” ucap SooHyun sambil memberikan Jonghyun secarik kertas

 

Jonghyun mengambil kertas itu dan mulai membaca isinya. Tak ketinggalan member SHINee yang lain juga ikut membacanya. Tanpa terasa airmata Jonghyun mengalir saat membaca isi kertas itu.

 

“HyeJin-a ! HyeJin-a ! ” Jonghyun mencoba mengguncangkan tubuh HyeJin

“hyung ~ ” panggil Key

“Key, dia belum meninggal.. dia masih tertidur, Key”

“hyung.. dia sudah tenang disana. ulljima ~ ”

“ini.. ” ucap SooHyun sambil memberikan iPod milik HyeJin

“apa ini ? ”

“ini iPod milik HyeJin. HyeJin memberikannya pada oppa, sebagai kenangkenangan”

Diambilnya iPod itu dari tangan SooHyun

“yoboseyo ? ” .. “ah, ne hyung kami akan segera kesana” .. “ne, annyeong”

“siapa hyung ? ” tanya Jonghyun pada Onew

“manajer hyung. Katanya kita harus ke bandara sekarang, kita harus segera pulang keKorea” jawab Onew

“noona, kami pergi dulu. Kami harus segera pulang keKorea. Kami turut berduka atas ini. semoga kita bisa bertemu lain waktu” pamit Onew

“ne, oppa. kamsahamnida”

“ne, kami pergi dulu noona. annyeong ~ ” Onew berjalan keluar kamar HyeJin diikuti Key,Minho, Taemin, dan yang terakhir Jonghyun

 

Selama dalam perjalanan menujuKorea, Jonghyun terus memegang erat iPod permberian HyeJin sambil mengingat kejadian kemarin saat ia bermain bersama HyeJin.

 

Oppa, ini sudah saatnya aku pergi. Terimakasih sudah menemaniku di hari terakhirku. Ini merupakan hadiah yang takkan terlupakan. Aku hanya bisa berdoa semoga kau dan member lain sehat selalu dan SHINee semakin sukses. Ohya, di mejabelajarku ada iPodku. Aku ingin memberikannya untukmu, oppa. Mungkin iPod ini tak begitu berharga dimatamu. Namun aku hanya bisa memberikan ini sebagai kenangkenangan intuk oppa. sekali lagi, aku ingin mengucapkan terimakasih atas waktumu kemarin yang mau menemaniku seharian. Kamsahamnida.. jeongmal kamsahamnida ~ ^^

 

– HyeJin –

 

FIN