Just another WordPress.com site

FanFiction / GoodBye Shim Changmin

Cast: all DBSK members

Length: oneshot

Author: mjjejelips

 

 

Malam itu, seluruh member DBSK sedang bersenang-senang merayakan keberhasilan mereka dalam menyelesaikan konser tour keempat mereka yang berakhir diJapan,

 

“akhirnya kita berhasil menyelesaikan konser ini! ” seru Yunho, leader DBSK

“dan sekarang saatnya kita bersenang-senang! ” sambung Yoochun

 

Semua member melakukan chers untuk merayakan keberhasilan mereka. Tetapi tidak bagi Changmin. Ia terlihat menjadi pendiam malam itu.

 

“Changmin-a! ” panggil Yunho

Changmin menoleh kearah Yunho

“apa kau sakit? Kenapa kau menjadi pendiam malam ini? ”

“aniyo. Aku hanya takut hyung.. ” jawab Changmin lesu

“mwo? Takut? Taukut apa Changmin-ssi? ”

“aku takut kalau setelah ini kita tak bisa berssengsenang bersama lagi”

“aigoo ~ kau jangan berpikiran aneh seperti itu, changmin-a! ” ujar Jaejoong

“geurae, sebaiknya kau membuang pikiran aneh itu dan ikut bersenang-senang. Kkajja! ” ajak Yunho

“ne, gomawo hyung”

 

Kemudian, Changmin mulai bergabung bersama keempat member lain.

 

Next Day @ DBSK’s Dorm

“sarapan siaap! ” ujar Jaejoong sambil membawa semangkuk sayur

“selamat makaan! ” ucap Junsu yang telah duduk dikursi meja makan

 

Kemudian, seluruh member DBSK memakan sayur yang sudah dibuatkan oleh Jaejoong itu.

 

“hyung, apa hari ini kita libur? ” tanya Yoochun setelah selesai makan

“sepertinya” jawab Yunho singkat

“hm.. jaejong hyung! ”

“waeyo chunnie-a? ”

“mau main bola berang tim? ”

“aniyo, kali ini aku tak bisa ikut. Aku mau menemani Yunho”

Yoochun manyun lalu menoleh pada Junsu yang sedang asik membaca majalah

“Junsu-a! ”

“wae? ”

“mau main bola sama timku? ”

“mm.. boleh. Kapan? Sekarang? ”

Yoochun mengangguk

“ne, kkajja! Kita berangkat sekarang! ” Yoochun beranjak lalu menarik tangan Junsu

“annyeong~ ” pamit Junsu

 

Setelah Yoochun dan Junsu pergi, sekarang tersisa 3member di dorm.

 

“Yunho-ssi, kita jadi berangkat? ”

Yunho mengangguk lalu menghampiri Jaejoong dan berjalan keluar dorm

“eit, tunggu. Bagaimana dengan Changmin? ”

Jaejoong menarik lengan Yunho lalu barjalan menuju kamar Changmin

 

Ya, setelah sarapan tadi, Changmin langsung kembali kekamarnya. Entah mengapa, setelah konser itu selesai, Changmin menjadi pendiam dan selalu berbicara aneh.

Seperti halnya kemarin malam saat akan tidur, Changmin mengatakan sesuatu pada Yoochun,

“hyung, sepertinya sebentar lagi kita tak dapat merasakan kebahagiaan ini bersama lagi”

Yoochun yang memang sudah merasa ngantuk, tak menghiraukan ucapa Changmin malam itu.

 

“Changmin-ssi! ” Yunho memanggilnya pelan saat melihat Changmin sedang tidur membelakangi pintu kamarnya

Changmin menoleh kearah Yunho dan Jaejoong

“apa kau sakit? ”

Changmin hanya menggeleng

“Minnie, kami mau pergi. Kau mau ikut atau tetap tinggal di dorm sendirian? ” sekarang giliran Jaejoong yang bertanya

“aku dirumah saja hyung” jawab Changmin pelan

“gwenchanayo? Kenapa kau akhir-akhir ini tampak pucat? ” tanya Jaejoong lagi

“aku hanya takut hyung.. ”

“takut? Takut apa, minnie-ssi? ” tanya Yunho penasaran

“aku takut kalau kita tak bisa bersenang-senang lagi setelah ini”

“aigoo ~ hentikanlah omongan anehmu itu, Changmin-ssi! kau selalu saja bicara aneh sparti itu sejak semalam” ucap Yunho sedikit keras karena emosi

“mian.. ” ucap Changmin lalu kembali mambelikkan badannya membelakangin Yunho dan Jaejoong

“sudahlah Yunho-ssi. lebih baik, kita tinggalkan Changmin sendirian. Mungkin ia butuh waktu untuk sendiri” ucap Jaejoong

“ne” Yunho pun angsung mebalikkan badannya dan berjalan keluar dari kamar Changmin

“gomawo Joongie hyung” ujar Changmin sambil menoleh kearah Jaejoong

Jaejoong hanya tersenyum lalu melangkahkan kakina keluar kamar dan menutup kamar Changmin

 

Setelah Jaejoong dan Yunho pergi, Changmin beranjak dari kasurnya dan berjalan menuju mejabelajarnya lalu menulis sesuatu,

 

Kenapa semua hyungku menganggapku aneh? Apa sekarang wajahku berubah? Apa seorang penyihir merubah wajahku? Aish, itu semua tak mungkin.

Setelah konser itu, aku merasa sesuatu akan dating untuk mejemputku. Entahlah, itu benar atau tidak. Mungkin tak sampai seminggu sesuatu itu akan dating.

Grup, ketenaran, fans, orangtua, dan sahabat. Mungkin semua itu akan kutinggalkan. Mianhae.. jeongmal mianhae. Maaf kalu aku telah berbuat slah pada kalian semua.

Mungkin “ia” akan datang jika hari sedang tak cerah. Dan hari ini adalah hari yang cerah. Jadi, “ia” tak mungkin datang hari ini. Ah, babo sekali aku ini. Mana mungkin aku bisa mengatur kapan “ia” akan datang. Aigoo ~ Changmin baboya!

Selamat tinggal semua, Yunho hyung, Jaejoong hyung, Chunnie hyung, dan Junsu hyung. Aku akan selalu ada disambping kalian semua. Dan aku berharap grup kita, Dong Bang Shin Ki akan selalu sukses. Aku akan selalu mendukung kalian semua. Kalian semua adalah the best hyung yang aku miliki. Kalian sudah kuanggap seperti kakak kandungku sendiri. gomawo untuk semuanya.

Yunho appa, Joongie umma, Chunnie ahjussi, Junsu ahjuma, dan Minnie si anak bungsu. Itulah keluarga kita, keluarga Dong Bang. Aku takkan melupakan itu. Sekali lagi, aku ingin mengucapkan terimaksih untuk semuanya.

aigoo ~ sekarang langit tampak mendung. Tuhan, jangan turunkan hujan sekarang. Kasihan Chunnia hyung dan Junsu hyung yang sedang bermain bola.

Dari dalam, kulihat angin berhembus sangat kencang. Apa mungkin ini akan terjadi? Ah, tidak mungkin, itu masih lama.

Sudahlah, rasanya badanku lelah sekali hari ini. Padahal daritadi aku tak melakukan apapun kecuali sarapan dan tiduran. Aku ingin tidur sekarang. Selamat tidur semua ~

Annyeong ~

 

Kemudian, Changmin berjalan menuju kasurnya dan mulai memjamkan matanya. Sesaat kemudian, ia telah tertisur. Tidur dalam kedamaian.

 

ChunSu POV

“aigoo ~ Junsu-a, ayo kita pulang! Sebentar lagi hujan akan turun” ujar Yoochun

“ne, kkajja hyung! ”

“annyeong ~ ” pamit Yoochun sebelum mereka berdua pulang

 

@ DBSK’s Dorm

“apa Jaejoong hyung dan Yunho hyung belum pulang? ” tanya Junsu begitu mereka sampai dorm.

Sepi. Itulah yang mereka berdua rasakan ketika sampai di dorm

Yoochun hanya mengangkat bahunya dan menjawab,

“mungkin belum”

“apa Changmin ikut bersama mereka? ”

Yoochun menghela nafas

“Junsu-a! ” panggilnya

“hm..?! ” Junsu menoleh dengan wajah innocentnya

Sebenernya Yoochun gemes sama dongsaengnya yang satu ini. Gimana engga? Junsu selalu bertanya dengan wajah innocent seperti anak kecil yang membuat Yoochun gemes ngeliatnya

“tadikan, kita pergi duluan, jadi hyung juga gatau Changmin ikut meraka atau enggak”

“oiya yah.. ” Junsu menggaruk kepalanya sambil nyengir geje

Yoochun yang ngeliat makin nafsu pegen ngabisin tu anak -______-

 

Sesaat kemudian, Jaejoong dan Yunho masuk dengan keadaan setengah basah karena kehujanan.

 

“Yunho hyung, mana Changmin-ssi? ” tanya Junsu begitu Yunho dan Jaejoong masuk

“Changmin? ” Yunho balik bertanya

“ne. kalian idak bersamanya? ” kini giliran Yoochun yang bertanya

“aniyo, dia sedang dikamarnya. Mungkin ia butuh waktu untuk sendiri” jwab Jaejoong

“kalau gitu, aku akan menghiburnya sekarang” ucap Junsu lalu tersenyum cute

Lagi-lagi Yoochun menghela nafas lalu berkata,

“shirreo Junsu-ssi. changmin butuh waktu untuk sendiri, jadi biarkan dia sendiri. arasseo? ”

Junsu hanya ngangguk-ngangguk

 

Sebenernya Yoochun bingung, “sebenernya siapa sih yang jadi maknae? ”, itu adalah pertanyaan Yoochun sejak masuk di DBSK

 

“aku akan memasakkannya bubur” ucap Jaejoong lalu berjalan menuju dapur

“eh? Jaejoongie! ” Yunho menahan tangan Jaejoong

“wae? ”

“mau aku bantuin? Kau pernah bilang, kalau kau sedang memasak selain garam, aku juga penting” tawar Yunho sambil senyumsenyum menggoda Jaejoong

“boleh. Kkajja! ” Jaejoong menarik tangan Yunho #kyaa ~ YunJae moment XD

Yoochun yang ngeliat YunJae couple langsung mual, sedangkan Junsu sedang asik pengang-pegang hidungnya #ini sebenernya yang jadi maknae siapa sih?

 

Setelah selesai membuat bubur, Jaejoong membawa buburnya dan berjalan menuju kamar Changmin. Dibukanya pintu secara perlahan. Ia menemukan si maknae sedang tidur. Kali ini ia tak tidur membelakangi pintu, tapi ia tidur telentang.

 

“Changmin-ssi, ireona! ” Jaejoong mengguncangkan bahu Changmin pelan

Changmin hanya diam

“Minnie, ireona! ” Jaejoong bersaha membangunkannya lagi

Changmin masih tetap tak bergeming

“Changmin-ssi! ” ucap Jaejoong sedikit keras

Sama seperti tadi, Changmin tetap diam

 

Karena ketakutan, akhirnya Jaejoong keluar dengan sedikit berlari menemui ketiga temannya, Yunho, Yoochun, dan Junsu.

 

“Joongie-a! waeyo? ” tanya Yunho yang heran melihat Jaejoong ketakutan

“kenapa kau lari-lari? ” tanya Yoochun

“dan juga kenapa hyung tampak ketakutan? ” Junsu ikut menimpali

“eum.. aku sudah membangunkan Changmin berkali-kali, tapi ia tetap tak mau bangun”

“yasudah, biar kubangunkan” Yunho berjalan menuju kamar Changmin bersama Jaejoong

“ikut hyung ~ ” ujar Junsu dan Yoochun lalu berjalan mengikuti Yunho dan Jaejoong kekamar Changmin

 

@ ChangMin’s Room

“Changmin-ssi, ireona! ” Yunho mencoba membangunkan Changmin

Namun, Changmin hanya diam

“Minnie, ireona! ” Yoochun ikut membantu Yunho membangunkan Changmin

Changmin tetap saja diam tak bergeming

“hyung, sepertinya Minnie menulis sesuatu sebelum tidur” Junsu mengambil sebuah buku yang terbuka

“berikan padaku! ” perintah Yunho

 

Lalu, Yunho membaca tulisan dalam buku itu,

 

“TIDAK! INI TIDAK MUNGKIN!! ” teriak Yunho

“waeyo Yunho-ssi? ” tanya Jaejoong lalu mengambil buku yang ada ditangan Yunho dan membacanya bersama Junsu dan Yoochun

“m..mwo? ini tak benarkan? ” mata Jaejoong mulai berkaca-kaca

“Minnie ~ ” ucap Junsu lirih

“Changmin-a! changmin-a! hentikan permainanmu ini ssekarang! Bangunlah Changmin-a! ” Yochun mengguncangkan badan Changmin lebih keras sambil berteriak

Tetap saja Changmin diam tak bergerak

 

Jaejoong mencoba memegang kening Changmin, dingin. Ya, kening dan badan Changmin sudah dingin. Airmata Jaejoong pecah. Sekarang dicobanya memeriksa denyut nadi Changmin. denyut nadi Changmin sudah tak berdetak. Airmata Jaejoong sudah mengalir deras di pipinya. Dilihatnya Changmin yang sudah pergi. Diwajah Changmin terdapat sebuah senyuman, senyuman kedamaian.

 

“Changmin-a! Changmin-a! ” teriak Yunho

Jaejoong berusaha menengkan Yunho yang mulai menangis melihat kepergian teman mereka

“ia sudah tenang disana” bisik Jaejoong

“aniyo! Ini tidak mungkin! Jaejoongie, katakan kalau ini semua hanya mimpi ! ” teriak Yunho keras. Ia benar-benar tak rela kehilangan Changmin. Bukan hanya Yunho, namun semua member juga tak rela dengan kepergian Changmin

“Yunho-ssi, uljjima! ” ucap Jaejoong dengan suara yang bergetar karena menahan airmatanya

“Minnie, hyung mintamaaf karena tadi sudah membentakmu. Hyung tidak tau kalau tadi adalah pertemuan terakhir kita” ucap Yunho. Ia sudah tampak lebih tenang daripada sebelumnya

“Minnie ~ ” ucap Junsu lirih, airmatanya sudah mengalir deras di pipinya

“Minnie, hyung mintamaaf karena kemarin hyung tak menghiraukan ucapanmu” ucap Yoochun lirih, airmatanya juga sudah mengalir deras di kedua pipinya

 

Yunho, Jaejoong, Junsu, dan Yoochun hanya bisa membiarkan airmata mereka pecah meratapi kepargian teman sekaligus dongsaeng mereka itu. Mereka benar-benar tak rela apabila Changmin meninggalkan mereka. Tapi, apa boleh buat, Changmin sudah tenang disana.

Apa artinya Dong Bang Shin Ki tanpa seorang Max Changmin?

 

 

Dong Bang Shin Ki adalah keluargaku, kehidupanku, dan temanku. Aku berharap grup kita akan selalu bersinar sepanjang masa.

Untuk fans, terimakasih telah menjadi seorang Cassiopeia. Aku tak akan bisa setenar ini kalau bukan karena kalian. Tetaplah menjadi Cassie yang selalu mendukung DBSK, oke?

Untuk para hyungku, tetaplah menjaga persahabatan kita. Aku tak ingin melihat masingmasing dari kita. Kita adalah 5 menjadi 1. jadi, aku tak harap kita tak akan berpisah.

Mianhae.. jeongmal mianhae

 

– Shim Changmin –

2 responses

  1. merinding baca nya dongsaeng-a…….. jangan biarin changmin mati napa T.T mana ada DB4K T.T andwae laa ~ T.T
    bahasa nya mulai bagus ^^

    August 14, 2011 at 4:54 am

  2. changmin-ah . 😥

    January 1, 2012 at 6:52 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s