Just another WordPress.com site

FanFiction / Can I Meet Kim Jonghyun in My Last Day ?

Casts: Park HyeJin | Kim Jonghyun

Author: mjjejelips

 

Perkenalkan,HyeJinParkimnida.. kalian bisa memanggilku HyeJin. Aku adalah seorang Shawol terutama Blingers (nama untuk fans Jonghyun). Sesuai dengan yang kukatakan, Jonghyun adalah member SHINee favoritku. Ialah yang membuatku bertahan hidup hingga sekarang. sebenarnya aku hanyalah seorang yeoja yang sangat rapuh yang mempunyai sebuah keiginan..

I wish, I can meet Jonghyun in my last day..

Pagi ini, sepert biasa aku membuka laptopku dan mengupdate berita tentang SHINee. Senyumku langsung mengembang saat membaca berita pertama,

SHINee will hold a mini concert in Australia

 

Aku langsung berlari keluar kamar mencari appa dan eomma untuk memberi tau mereka tentang hal ini..

“appa!! eomma!! ” teriakku

“waeyo, HyeJin-ssi ?? ” tanya appa yang sedang menonton tv bersama eomma

“appa! eomma! SHINee mau keAustralia!! ” ujarku semangat

“dan aku ingin melihat mereka.. bolehkan? ” lanjutku

“andwae!! Kau tidak boleh kesana.. appa takut akan terjadi apaapa denganmu” tolak appa keras

“tapi appa… ” senyumku langsung menghilang begitu appa menolak permintaanku

“andwae.. kau bisa lihat di tvkan? atau kalau tidak, nanti appa belikan dvdnya”

“tapi aku ingin melihatnya langsung appa.. aku mohon, ijinkanlah! ” pintaku

“andwae.. ” tolak appa sekali lagi

 

Aku langsung berlari kekamarku dan membanting pintuku keras. Hal itu sering kulakukan apabila sedang marah.

Kurasakan dadaku mulai sesak, asmaku kambuh lagi. Kuambil 2butir obat yang terletak di meja lalu meminumnya. Aku kembali menidurkan diriku di kasur dan mencoba mengatur nafasku. Hanya dalam hitungan menit, nafasku kembali normal.

Ya, biginilah aku.. aku adalah yeoja yang sangat bergantung pada obat. Sehari saja mungkin aku bisa menelan 10butir obat. 10butir itu banyak,kan?

Tibatiba saja, kudengar pintuku diketuk oleh seseorang.

 

“nuguseyo? ” tanyaku dari dalam kamar

“eonnie.. boleh eon masuk ? ”

“ne, masuk aja.. ”

“HyeJin-a, gwaenchana ? tadi aku mendengar appa marah padamu” ujar SooHyun eonnie sesaat setelah masuk kedalam kamarku

“aku benci appa ! ”

“ne, eon tau kau marah pada appa karena kau sangat ingin melihat SHINee.. tapi appa ada benernya juga. eon gangebela siapapun.. eon juga kawatir kalau nanti terjadi apaapa denganmu” ujar SooHyun eonnie dengan sabar

“eon akan pergi kesana.. apa kau mau menitipkan sesuatu? Siapa tau nanti eon bisa menyampaikannya pada mereka” ujarnya lagi

“tolong sampaikan salamku pada Jonghyun oppa dan juga pada member lain.. semoga mereka sehat selalu dan semakin sukses”

“baiklah, nanti akan eon sampaikan. Sebaiknya, kau istirahat dulu.. jangan sampai asmamu kambuh lagi”

“eh ? eon kenapa bisa tau asmaku tadi kambuh ? ” tanyaku penasaran

“aku inikaneonmu.. jadi eon tau, kalau kau sedang marah pasti asmamu kambuh.. eon keluar dulu, ya. istirahatlah! ” pesan SooHyun eonnie sebelum keluar dari kamarku

 

Setelah SooHyun eonnie keluar dari kamarku, aku mengambil iPodku dan mulai memutar album SHINee. Sesaat kemudian, aku sudah tertidur dengan headset yang masih menempel di telingaku.

 

SooHyun POV

Aku kasihan melihat HyeJin dimarahi oleh appa tadi pagi. Sebenarnya aku juga takut apabila terjadi apaapa dengannya. Apalagi sekarang penyakitnya sudah semakin parah, dan doker sudah bilang kalau umurnya takkan lama lagi. Andai saja aku bisa membahagiakannya.. tapi bagaimana caranya ? apa harus dengan Kim Jonghyun ? entahlah, itu biar kupikirkan nanti.

POV end

 

-the day when mini concert go on-

SHINee tampil memukau dengan membawakan lagu Replay sebagai pembuka konser.Parashawol terlihat sangat senang ketika bisa menyaksikan idola mereka secara langsung, bukan hanya di laptop ataupun di tv.

 

“annyeong haseyo.. Onew imnida, SHINee’s Leader” Onew, sang leader membungkukkan badannya kearah penonton

“hi,Australia’s Shawol.. my name is Key” ujar Key memperkenalkan diri

“annyeong haseyo.. Jonghyun imnida” ujar Jonghyun sang lead vocal memperkenalkan dirinya

“annyeong haseyo.. MInho imnida” kini giliranMinho, sang rapper memperkenalkan dirinya

Dan seperti biasa.. yang terakhir dari mereka adalah,

“annyeong haseyo.. Taemin imnida” ujar Taemin, si maknae memperkenalkan diri

“we are SHINee” ucap kelima namja tersebut bersamaan

Parashawol berteriak histeris saat mereka berlima memperkenalkan diri mereka

“how are you,Australia’s Shawol ? ” tanya Key keras

“FINE !!!! ” jawab para shawol bersemangat

 

Setelah memperkenalkan diri mereka dan menyapa paraAustralia’s Shawol., SHINee kembali bernyanyi membawakan beberapa lagu hits mereka. Setelah SHINee selesai membawakan lagu tersebut, acara itupun selesai.

 

@ backstage –after the concert end-

“oppadeul ~ ! chakaman! ” teriak seorang yeoja yang tengah berlari menghampiri para member SHINee yang sedang berjalan menuju mobil

Paramember SHINee membalikkan badan mereka dan melihat SooHyun tengah berlari menghampiri mereka

“kau memanggil kami, noona? ” tanya Key

“ne.. hm, bisakah kita bicara sebentar ? aku harap aku tak mengganggu kalian” ujar SooHyun sambil berusaha mengatur nafasnya

“aniyo, kau tak mengganggu kami.. waeyo ? apa yang ingin kau katakana ? ” tanya Onew

“eum.. aku hanya ingin menyampaikan salam dari yeodongsaengku untuk kalian.. dan semoga kalian sehat selalu, juga kalian bisa semakin sukses”

“oh, ne kamsahamnida” jawab Key

“dan.. apa boleh aku meminta sesuatu dari Jonghyun oppa ? ” tanya SooHyun raguragu

“eh ? kau mau minta apa ? ” tanya Jonghyun yang kaget mendengar namanya disebut sambil melepaskan headsetnya

“eum.. oppa, maukah kau datang kerumahku dan menemaniku adikku seharian?”

“mwo ? ” Jonghyun kaget dengan apa yang diucapkan SooHyun

“ne, aku tau kalau aku ini tak pantas meminta seperti itu. Tapi aku mohon, tolong temani adikku.. aku ingin sekali membuatnya bahagia untuk yang terakhir kalinya, dan cara itu adalah memintamu menemani adikku seharian”

“memang ada apa dengan adikmu ? ”

“adikku terkena suatu penyakit yang dapat mematikan. Kata dokter, obat untuk penyakit adikku belum ada dan mungkin sebentar lagi ia sudah tak berada di dunia ini lagi.. ” ujar SooHyun sedih

“sebenarnya ia ingin sekali menonton mini konser ini demi bertemu dengan oppadeul terutama dengan Jonghyun oppa. namun appa melarangnya karna takut akan terjadi apaapa dengannya nanti. Jadi, maukah oppa menemaninya seharian saja ? ” tanya SooHyun

“hm.. ” Jonghyun terlihat berpikir sebentar sampai akhirnya mengangguk setuju

“kamsahamnida.. jeongmal kamsahamnida.. jadi oppa kapan bisa menemui adikku ? ”

“hm.. bagaimana kalau besok kita bertemu lagi di sini ? ”

“ne, baiklah.. aku pulang dulu ya oppa.. annyeong oppadeul ~ ” pamit SooHyun kemudian berjalan meninggalkan SHINee

“kau benar akan menuruti permintaan yeoja tadi, hyung ? ” tanya Taemin

“ne, aku tersentuh dengan yang ia ceritakan tentang adiknya” jawab Jonghyun

 

Kemudian, para member SHINee kembali berjalan menuju mobil mereka dan pulang menuju hotel.

 

HyeJin’s POV

Kudengar pintu rumah dibuka oleh eonnieku..

 

“aku pulang ! ” ucapnya setelah melepas sepatunya

“kyaa ~ HyeJin-a !! ” teriaknya sambil berlari kearahku

“kyaa ~ YA ! eonnie ! kau ini kenapa ? ” tanyaku

“aku senang bisa membahagiakanmu.. ”

“maksutmu ? ”

“tunggu saja besok.. aku sudah mempersiapkan sebuah hadiah untukmu, dan itu akan menjadi hadiah dariku yang tak pernah terlupakan. Selamat tidur ! ” ucapnya lalu berjalan menuju kamarnya

“orang aneh” gerutuku sambil berjalan menuju kamarku

 

Apa tadi yang ia bilang ? besok aku akan dapat hadiah yang tak terlupakan darinya ? hadiah apa ? ulang tahunku kan bukan besok

Kuambil iPodku dan mulai memainkan lagu milik SHINee sambil memikirkan hadiah apa yang akan kuterima besok pagi. Ini memang kebiasaanku sebelum tidur, mendengarkan music. Tanpa mendengarkan music, aku tidak akan bisa tertidur. Sesaat kemudian, mataku sudah terpejam.

POV end

 

Next day

“mianhae oppa, sudah membuatmu lama menungguku” ucap SooHyun setelah sampai di tempat konser kemarin

“aniyo, aku juga baru sampai kok”

“kita berangkat sekarang ? ” tanya Jonghyun

“kalau oppa sudah siap, kkajja ! ”

Jonghyun menganggukkan kepalanya pertanda ia sudah siap. Kemudian, Jonghyun dan SooHyun berjalan menuju mobil SooHyun

“siapa nama adikmu ? ” tanya Jonghyun saat dimobil

“HyeJin. Park HyeJin”

“dan kau ? aku lupa menanyai namamu kemarin”

“ah iya, aku lupa memperkenalkan diri. SooHyun imnida”

“nah, kita sampai” ucap SooHyun setelah mereka sampai dirumah SooHyun

“silahkan turun, oppa”

“ne” ucap Jonghyun kemudian turun dari mobil SooHyun

“oppa tunggu disini sebentar. Aku mau memanggilkan HyeJin” ucap SooHyun kemudian masuk kedalam rumah

 

“HyeJin-a ! HyeJin-a ! ” panggil SooHyun dengan berteriak. Untung saja appa dan eommanya tidak ada

“ne eonnie.. ada apa ? ”

“ada yang menunggumu diluar”

“mwo ? siapa ? ” tanya HyeJin bingung

“entahlah.. lihat saja sendiri”

 

HyeJin’s POV

“mwo ? siapa ? ” tanyaku kaget saat SooHyun eonnie bilang, ada yang menungguku diluar

Siapa yang mencariku ?

“entahlah.. lihat saja sendiri”

 

Aku berjalan malas menuju pintu untuk melihat siapa yang datang. Aku berhenti tepat didepan pintu saat melihat siapa orang yang datang.

 

“annyeong haseyo.. Jonghyun imnida” ucap namja itu, yang sebenarnya adalah Kim Jonghyun, idolaku, sambil membungkuk

“……” aku tetap diam sama seperti tadi

“emm.. gwaenchana ? ” Jonghyun melambai-lambaikan tangannya didepan mukaku

Aku segera sadar dari lamunanku dan memperkenalkan diriku

“HyeJinParkimnida” aku membungkuk dihadapannya

“kau shawolkan? ” tebaknya

“ne, dan idolaku di SHINee adalah kau, oppa” jawabku

“ne, gomawo sudah mengidolakanku. Sekarang, apa kau mau main bersamaku ? ”

“hm.. boleh, tunggu sebentar ya oppa” ucapku lalu masuk kedalam

 

Aku berlari masuk kedalam rumah dan menemui SooHyun eonnie yang tengah menonton tv. Aku tersenyum lalu berlari memeluknya,

 

“eonnie-a, gomawoyo.. ” ucapku senang

“ne, cheonmaneyo dongsaeng-a”

“eonnie, aku mau pergi bersama Jonghyun oppa, boleh ? ” ucapku setelah melepaskan pelukanku

“tentu saja boleh.. pergilah”

“aa, gomawoyo eonnie.. ” aku mengecup pipi kanannya senang kemudian berjalan masuk kedalam kamar untuk mengganti pakaianku

 

“oppa.. kkajja ! ” ucapku

Jonghyun oppa yang sedang duduk di bangku beranda, melihat kearahku

“oppa.. apa aku ada yang salah ? ”

“a..aniyo.. ”

“neomu yeoppo” ucapnya tibatiba

“a.. kamsahamnida” kurasakan pipiku mulai menghangat. Pasti wajahku sudah memerah sekarang..

 

Kemudian, aku dan Jonghyun oppa pergi meninggalkan rumahku menuju taman yang berada tak cukup jauh dari rumahku.

Kami bermain, mengobrol, dan bercerita bersama..

 

“HyeJin-a, kau mau lollipop ? ” tawarnya

“hm, boleh.. ”

“ini.. ” Jonghyun oppa menyodorkan sebuah lollipop

“ne, kamsahamnida” ucapku lalu mengambilnya dan memakannya

“ohya, aku hampir lupa”

“lupa apa oppa ? ” tanyaku bingung

Jonghyun oppa hanya tersenyum dan mengeluarkan sesuatu dari kantong jaketnya

“ini.. ” ucapnya sambil memberikanku album Hello

“i..ini untukku, oppa ? ”

“ne, itu sebagai hadiah karena kau telah menjadi shawol” ucapnya sambil tersenyum

“kamsahamnida oppa !! ” aku langsung saja memeluknya

 

Kemudian, aku dan Jonghyun oppa melanjutkan pembicaraan kami. Tanpa terasa, hari sudah menjelang malam dan dingin semakin menusuk.

 

“kau kedinginan, HyeJin-a ? ” tanyanya saat melihatku mengusapkan kedua tanganku

“ne, disini dingin sekali”

Ia hanya tersenyum sambil kemudian memakaikanku jaket yang ia kenakan

“ayo pulang ! udara malam tak baik untukmu” ajaknya lembut

“oppa ! ” panggilku yang langsung membuatnya menoleh padaku

“ne ? ”

“boleh aku minta satu lagi dari oppa ? ”

“kau ingin minta apa ? ”

“tolong nyanyikanku sebuah lagu. Saat ini aku sangat ingin mendengar suara emasmu”

“baiklah, kau ingin aku menyanyikan lagu apa ? ”

“Life”

 

Ia hanya terseyum dan mulai menyanyikan lagu itu untukku

 

Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae
Pokpoong sok bal mumchul ddae
Geudaeman seo itdamyeon
Eereon apeum, gotong.jjeum gyeondil su itneun.geolyo
(Ojik geudaeman) Ojik geudaeman
(Naegae itdamyeon) Naegae itdamyeon

 

Aku menyandarkan kepalaku dibahunya dan mulai memejamkan mata. Sesaat kemudian, aku sudah tertidur di bahu Jonghyun oppa.

POV end

Ketika menyadari HyeJin telah tertidur dibahunya, ia segera menggendong HyeJin dan membawanya pulang.

 

“oppa !! apa yang terjadi pada adikku ? ” tanya SooHyun kawatir begitu melihat Jonghyun yang menggendong HyeJin

“aniyo.. dia hanya ketidura saat aku menyanyikannya lagu. Dimana kamarnya ? biar aku bawa dia ke kamar”

“oh, masuklah” jawab SooHyun lalu menunjukkan kamar HyeJin

Jonghyun menidurkan HyeJin diatas kasur. Setalah itu, ia berjalan keluar kamar dan menemui SooHyun

“oppa, kamsahamnida” ucap SooHyun sambil membungkuk

“ne, aku juga senang bisa menemaninya seharian ini”

“kalau begitu, oppa mau pulang sekarang ? ”

“ne, badanku sudah lelah. Kau bisa mengantarku kembali ke hotel kan ? ”

“tentu saja. Aku yang membawa oppa kesini, aku jugalah yang akan mengembalikan oppa ke hotel”

 

Kemudian, Jonghyun dan SooHyun segera masuk kedalam mobil dan pergi menuju hotel tempat SHINee menginap.

 

“hm.. gomawo SooHyun-a.. ” ucap Jonghyun sebelum turun

“ne, oppa”

 

Terlihat Jonghyun melambaikan tangannya pada SooHyun yang mulai menghilang ditelan gelapnya malam.

 

Jonghyun POV

“annyeong haseyo ~ ” sapaku saat masuk kedalam kamar

“ah, kau. Kau kenapa lama sekali ? ” tanya Onew hyung

“ne.. hyung darimana saja ? ” tanya Taemin

“kalian sudah taukan.. aku ini dari rumah HyeJin”

“HyeJin ? siapa itu ? apa dia adik yang noona kemarin ceritakan ? ” tanya Onew

“ne.. noona kemarin namanya adalah SooHyun”

“apa besok SooHyun noona meminta hyung untuk datang kesana lagi ? ” tanya Key

“dia tidak memintaku, dia hanya memintaku hari ini saja. Tapi besok mungkin aku akan kembali kesana”

“mwo ? ”

“ne.. apa kalian juga mau ikut ? tak apa jika kalian ikut, HyeJin orangnya sangat ramah dan lucu”

“kalau begitu aku ikut, hyung” ucap Taemin

“aku juga ! ” ucap Onew dan Key bersamaan

“Minho? ” tanyaku

“tentu saja. Masa kalian berempat pergi sedangkan aku sendirian di hotel ? “ jawabMinhosambil melanjutkan membaca komiknya lagi

“yasudah, aku mandi dulu” ucapku lalu berjalan menuju kamarmandi

POV end

 

Next Day

Dengan menggunakan mobil, SHINee pergi menuju rumah HyeJin. Setelah sampai, mereka segera turun dari mobil. Mereka tampak terkejut saat melihat karangan bunga orang mati.

Tidak, ini pasti bukan HyeJin, batin Jonghyun

 

“hyung, apa HyeJin sudah meninggal ? ” tanya Taemin

“mollayo ~ tapi ini pasti bukan HyeJin” jawab Jonghyun sambil segera masuk menuju kedalam rumah HyeJin

“SooHyun-a ! ” panggil Jonghyun saat melihat SooHyun yang sudah berurai airmata

“oppa ! ”

“SooHyun.. ini bukan HyeJinkan? ” tanya Jonghyun kawatir

“HyeJin sudah meninggal tadi pagi, oppa” jawab SooHyun sambil tetap berurai airmata

“m..mwo ? tidak mungkin. Kau pasti berbohong. Aku tidak percaya kalau ini HyeJin. Kemana dia ? aku ingin menemuinya” Jonghyun segera berjalan menuju kamar HyeJin untuk memastikan semua ini

“H..HyeJin.. ” ucap Jonghyun tidak percaya

“aku tidak berbohongkan, oppa ? HyeJin sudah meninggal 2jam yang lalu”

Jonghyun tidak dapat berkata apaapa lagi. Ia terus menatap jasad HyeJin yang sudah tenang disana.

“sepertinya HyeJin meninggalkan ini untukmu, oppa” ucap SooHyun sambil memberikan Jonghyun secarik kertas

 

Jonghyun mengambil kertas itu dan mulai membaca isinya. Tak ketinggalan member SHINee yang lain juga ikut membacanya. Tanpa terasa airmata Jonghyun mengalir saat membaca isi kertas itu.

 

“HyeJin-a ! HyeJin-a ! ” Jonghyun mencoba mengguncangkan tubuh HyeJin

“hyung ~ ” panggil Key

“Key, dia belum meninggal.. dia masih tertidur, Key”

“hyung.. dia sudah tenang disana. ulljima ~ ”

“ini.. ” ucap SooHyun sambil memberikan iPod milik HyeJin

“apa ini ? ”

“ini iPod milik HyeJin. HyeJin memberikannya pada oppa, sebagai kenangkenangan”

Diambilnya iPod itu dari tangan SooHyun

“yoboseyo ? ” .. “ah, ne hyung kami akan segera kesana” .. “ne, annyeong”

“siapa hyung ? ” tanya Jonghyun pada Onew

“manajer hyung. Katanya kita harus ke bandara sekarang, kita harus segera pulang keKorea” jawab Onew

“noona, kami pergi dulu. Kami harus segera pulang keKorea. Kami turut berduka atas ini. semoga kita bisa bertemu lain waktu” pamit Onew

“ne, oppa. kamsahamnida”

“ne, kami pergi dulu noona. annyeong ~ ” Onew berjalan keluar kamar HyeJin diikuti Key,Minho, Taemin, dan yang terakhir Jonghyun

 

Selama dalam perjalanan menujuKorea, Jonghyun terus memegang erat iPod permberian HyeJin sambil mengingat kejadian kemarin saat ia bermain bersama HyeJin.

 

Oppa, ini sudah saatnya aku pergi. Terimakasih sudah menemaniku di hari terakhirku. Ini merupakan hadiah yang takkan terlupakan. Aku hanya bisa berdoa semoga kau dan member lain sehat selalu dan SHINee semakin sukses. Ohya, di mejabelajarku ada iPodku. Aku ingin memberikannya untukmu, oppa. Mungkin iPod ini tak begitu berharga dimatamu. Namun aku hanya bisa memberikan ini sebagai kenangkenangan intuk oppa. sekali lagi, aku ingin mengucapkan terimakasih atas waktumu kemarin yang mau menemaniku seharian. Kamsahamnida.. jeongmal kamsahamnida ~ ^^

 

– HyeJin –

 

FIN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s